Entri yang Diunggulkan

Daftar TNI Tidak Pungutan Liar (Kisah Nyata 1)

Gambar
Banyak pertanyaan, pasti memenuhi benak setiap orang yang ingin mendaftar menjadi tentara? Seperti apakah? Harus bagaimanakah? Apa yang harus dilakukan? Apa saja yang perlu dipersiapkan?  Menyeberangi sungai dengan tali tiga, saat pendidikan militer di Pusdikkowad Lembang Bandung Padahal sesungguhnya, mendaftar tentara tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan banyak orang. Kadangkala memang, rumor beredar. Sehingga menyurutkan langkah beberapa orang untuk maju berkarir di Tentara Nasional Indonesia . Seperti pertanyaan ini, yang disampaikan dalam blog oleh seorang calon dokter, yang bercita-cita untuk menjadi seorang dokter di lingkungan TNI. “Apa yang harus saya lakukan? Karena informasi untuk masuk menjadi TNI dengan latar-belakang mahasiswa kedokteran sangatlah minim.” “Apalagi saya banyak mendengarkan desas-desus bahwa kalau ingin menjadi perwira TNI itu, haruslah mempunyai kerabat orang besar di TNI itu sendiri”. Demikianlah pertanyaan-pertanyaaan yang pada umumnya terd...

Indonesia Juara 3 Paramotor Sea Games 2025 Thailand

 Indonesia Juara 3 Cabor Air Sport Paramotor di Sea Games

 

Indonesia Juara 3 Cabang olahraga Air Sport Paramotor
(Sumber Grup WA FASI)

Tahun 2025 telah berlalu, namun di tengah duka banjir di penghujung tahun 2025, ada kabar yang membanggakan di dunia kedirgantaraan. Indonesia menduduki peringkat juara ketiga pada eksibisi cabang olahraga Air Sport Paramotor di Sea Games 2025. Menyusul juara umum pada cabang olahraga Paralayang.

            Hal ini diumumkan secara resmi pada acara penutupan Sea Games Eksibisi Cabang olahraga Air Sport Paramotor, (18/12/2025), Senin bulan lalu. Indonesia menduduki juara 3. Thailand sebagai tuan rumah Sea Games tahun 2025 kali ini menempati juara pertama. Dan Negeri Jiran Malaysia menempati juara kedua. Rencananya sesuai jadwal pagelaran Sea Games, tahun 2027 Malaysia akan menjadi tuan rumah untuk kejuaraan ini.



Posisi juara kedua, semakin mengukuhkan Malaysia selaku tuan rumah yang akan menggelar cabang olahraga paramotor ini resmi dipertandingkan di 2027. Adapun, ujung tombak Tim Indonesia cabang olahraga Paramotor ini adalah Atlit Digma; Atlit Ayang; Atit Wahyu Wijaya Ilung; serta Manager Official, Pelatih. Mekanik merangkap sekaligus Ground Crew Mas Budi.



           Data ini diterima melalui info WA dari Cahyo Alkantana. Darinya terungkap bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari keterlibatan banyak pihak. Ucapan terimakasih disampaikan oleh seluruh tim kepada Ketua Harian PB FASI Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos., dan Sekjen FASI Marsma TNI Tjahja Elang Migdiawan, S.T., M.M. Ketua Komite Microlight dan Paramotor FASI Marsda TNI Basuki Rochmat.  Penasehat PB FASI.. Wasekjen FASI. Penasehat Paramotor. KAPENGPROP Lampung. Aceh dan Bali juga Banten yang telah mengirimkan atlit-atlit terbaiknya dan Managernya ke Sea Games 2025. Pengurus Komite Microlight dan Paramotor FASI  dan pengurus Paramotor FASI.

Tampaknya dunia kedirgantaraan Indonesia mengalami kemajuan pesat. Trend ini tampak belum lama di dunia media sosial, ramai tersiar, sebuah drone mendistribusikan logistik di area bencana banjir di Sumatera.


Pada saat yang sama, ketika Indonesia memperoleh juara cabang olahraga Paramotor Sea Games. Di Tanah Air sementara dilaksanakan Kejuaraan Nasional Indoor Skydiving DANKORBRIMOB Cup 2025, yang disponsori oleh Kepolisian RI, dalam hal ini oleh Brimob Polri.

Hari pertama dilaksanakan kegiatannya di Wind Tunnel Brigade Mobile Kepolisian RI di Cikeas, Bogor. Hari pertama, jadwal yang digelar adalah Latihan Resmi, Technical Meeting. Serta acara pembukaan yang dibuka oleh Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat, dilanjutkan dengan pelaksanaan babak 1 dari total 8 babak yang digelar.

Kejuaraan memperlombakan 10 Nomor, sebagai berikut :

1. 4-Way Formation Skydiving Open Advance

2. 4-Way Formation Skydiving Female

3. 4-Way Formation Skydiving Open Rookie

4. 2-Way Formation Skydiving Open Advance

5. 2-Way Formation Skydiving Female

6. 2-Way Formation Skydiving Rookie

7. 8-Way Formation Skydiving Open

8. 2-Way Vertical Formation Skydiving

9. 4-Way Vertical Formation Skydiving (*pertama kali diselenggarakan)

10. Solo Speed Dynamic (*pertama kali diselenggarakan)

 


Keseluruhan tim yang berpartisipasi, adalah 60 Tim yang berasal dari Klub Kepolisian RI, tim TNI serta dari sipil. Total jumlah atlet terdaftar 130 orang. Kejurnas ini pula turut dikuti oleh Malaysia dan Thailand, selaku undangan khusus. Berita ini bersumber dari Ardya Rifiantara.

Berbarengan dengan itu, ajang Final Kompetisi Inovasi Drone Nasional 2025 telah dilaksanakan di Lapangan Mabesau Aldiron. Dengan hasil yang sangat membanggakan. Tim Universitas Pertahanan (UNHAN): Tim Universitas Andalas; dan Tim Universitas Lampung merebut juara pertama pada tiap Kategori.

Sementara itu, kedua tim binaan Komite UAV Drone FASI masing-masing berhasil pulal merebut juara kedua. Untuk Kategori Drone Dropping Cargo (Tim Aero Teknindo)  dan Drone Teknologi Terbaru (Tim Skyline).

Kompetisi ini meliputi perancangan, pembuatan dan pelaksanaan misi. Beberapa Tim bahkan sudah membuat Flight Control System, Telemetry  dan motor sendiri dalam kompetisi ini.

Sepertinya, semangat kompetisi ini dapat mengantarkan masa depan UAV Drone nasional menjadi lebih maju, berkembang dan mandiri.

Kabar baik lainnya adanya penyelenggaraan workshop pemeliharaan mesin Rotax dan pesawat Microlight, (17-18 Desember 2025), di Pusdirga Cibubur Jakarta Timur. Kegiatan yang diikuti 30 peserta selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Marsda TNI Basuki Rochmat selaku Ketua Komite Microlight dan Paramotor FASI.




Kegiatan ini merupakan program kerja Komite Microlight dan Paramotor  dan Bidang Wisata Dirgantara. Adapun para pesertanya adalah: Bandung Flying Club, Bandung. Semplak Aeroclub, Bogor. Borneo Flying Club, Kalteng. Banua Flying Club, Kalsel. Tunas Aero Club Surabaya. Gantolle Jatim. Gantolle DKI. FIB Marinir, Kemhan. Bromo Flying Club, Malang. FASI kota Bandung. FASI kota Ambon.****(dirangkum kembali oleh Ltc Michiko Moningkey. Foto Video oleh Cahyo Alkantana; Ardya Rifiantara; Ersy).

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar TNI Tidak Pungutan Liar (Kisah Nyata 1)

Seleksi Petembak TNI AU 2017

Women Peacekeepers = Wan TNI PBB UNIFIL 2009-2010