Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sukhoi Superjet 100

Entri yang Diunggulkan

Daftar TNI Tidak Pungutan Liar (Kisah Nyata 1)

Gambar
Banyak pertanyaan, pasti memenuhi benak setiap orang yang ingin mendaftar menjadi tentara? Seperti apakah? Harus bagaimanakah? Apa yang harus dilakukan? Apa saja yang perlu dipersiapkan?  Menyeberangi sungai dengan tali tiga, saat pendidikan militer di Pusdikkowad Lembang Bandung Padahal sesungguhnya, mendaftar tentara tidaklah sesulit seperti yang dibayangkan banyak orang. Kadangkala memang, rumor beredar. Sehingga menyurutkan langkah beberapa orang untuk maju berkarir di Tentara Nasional Indonesia . Seperti pertanyaan ini, yang disampaikan dalam blog oleh seorang calon dokter, yang bercita-cita untuk menjadi seorang dokter di lingkungan TNI. “Apa yang harus saya lakukan? Karena informasi untuk masuk menjadi TNI dengan latar-belakang mahasiswa kedokteran sangatlah minim.” “Apalagi saya banyak mendengarkan desas-desus bahwa kalau ingin menjadi perwira TNI itu, haruslah mempunyai kerabat orang besar di TNI itu sendiri”. Demikianlah pertanyaan-pertanyaaan yang pada umumnya terd...

Tim SAR Batalyon 467 Korphaskas Evakuasi Korban Sukhoi Superjet 100

Gambar
Bencana nasional menyentak dunia internasional pada bulan Mei 2012 abad ini, peristiwa jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 mengalihkan perhatian dunia kepada Indonesia. Kecelakaan ini menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia dalam kesatuan gerakan kemanusiaan SAR ( Search and Rescue ) yaitu usaha untuk mencari dan menolong atau menyelamatkan manusia dan benda berharga yang hilang atau dikhawatirkan akan hilang dalam penerbangan. Setelah Operasi SAR digelar oleh Basarnas dalam rangka pencarian, pertolongan, dan penyelamatan personel dan materiil pesawat Sukhoi, t urut pula dalam pencarian dan evakuasi korban pesawat Sukhoi Superjet 100 adalah satuan tim SAR Tempur dari Batalyon 467 Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara yang saat ini dipimpin oleh Letkol Pasukan R. Harys Soeryo M ; lulusan SEPA PK tahun 1995 dan Seskoal Angkatan 47 tahun 2009. (Sekarang Paskhas berubah nama menjadi Pasgat , seperti namanya yang dulu membanggakan Pasukan Gerak Tjepat). Seperti yang terter...